Kamis, 13 Maret 2014

Hujan Asam



Hujan asam merupakan hujan dengan pH kurang dari 5,6 ( pH < 5,6 ).


Proses terjadinya Hujan asam :

Hujan asam disebabkan karena adanya Sulfur Oksida (SO) dan Nitrogen Oksida (NO) yang dihasilkan oleh asap pabrik dan asap kendaraan yang kemudian berkontraksi dengan uap air dan menghasilkan Asam Sulfat (H2SO2), Asam Nitrit (HNO1), dan Asam Nitrat (HNO2).

Ketiga zat tersebut, lalu berkondensasi menjadi titik-titik air. Lalu berubah menjadi awan yang menghasilkan hujan. Hujan inilah yang disebut dengan hujan asam (dengan pH < 5,6).

Tetapi secara alami proses terjadi hujan asam disebabkan karena gunung berapi dan dari proses-proses bio kimia yang terjadi di rawa, laut, dan tanah.


Dampak yang ditimbulkan :

Menghambat perkembang biakan binatang yang hidup di air, pH kecil akan menghambat pertumbuhan larva ikan, sehingga membuat ikan sulit untuk berkembang biak.

Memusnahkan berbagai jenis ikan, menurut penelitian, plankton tidak dapat bertahan hidup apabila pH pada air dibawah 5, sedangkan plankton adalah makanan dasar dari ikan dan keadaan tersebut dapat menyebabkan putusnya rantai makanan, pH yang terlalu kecil juga akan membuat beberapa jenis logam akan bercampur seperti alumunium, keadaan itu dapat menyebabkan ikan mengeluarkan banyak lendir dari ingsannya sehingga ikan akan sulit berespirasi.

Racun bagi manusia, hujan asam dapat berdampak bagi kesehatan manusia. Hujan asam akan menyebar ke tempat menampung air, pH yang terlalu rendah, sangat tidak baik untuk manusia.

Kerusakan lingkungan, hujan asam dapat menyebabkan tumbuhan mati. Hujan asam akan menghancurkan zat lilin yang terdapat pada tumbuhan. Nutrisi yang ada pada tumbuhan tersebut akan hilang, sehingga tanaman tersebut dapat dengan mudah terserang penyakit seperti jamur. Kerusakan hutan yang paling banyak terkena dampaknya adalah di pegunungan, karena di daerah tersebut sering terjadi hujan.
-----------

Sekian semoga bermanfaat. :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar